warisan Budaya Indonesia

warisan Budaya Indonesia
WAYANG KULIT BUDAYA INDONESIA YANG SELALU ADA DI HATI DAN TIDAK BOLEH MATI

selamat tinggal semester 4 selamt datang semester 5

PERTENGAHAN APRIL 2010
KOMBA DALAM MATA KULIH SOSIOLINGUSTIK
KE KAWASAN TENGGER
DIPANDU OLEH BU WAHYU W LANGSUNG


JULI 2010 KITA JALAN JALAN KE BALI LO ADA MATA KULIAH ILMU BADAYA DASAR

DIBIMBING OLEH BPK HERUSALEH, M.Pd DAN Ir JOKO SRI M, M. KES

Senin, 16 November 2009

TEORI MEMBACA

Membaca :adalah salah satu jenis keterampilan berbahasa dan juga suatu proses yang kompleks dan rumit. Membaca yang kompleks Membaca yang kompleks dapat dipengaruhi oleh beberapa factor , yakni : - internal : tergantung dari SDM / diri indifidu. - Eksternal : berasal dari motifasi luar Dan keduanya baik internal / eksternal, saling berkaitan. Hakikat membaca Adalah : suatu proses yang kompleks dan rumit karena dipengaruhi oleh factor internal dan eksternal yang bertujuan untuk memetik / memahami arti / makna yang ada dalam tulisan. Tujuan membaca -memberi detail / fakta - menemukan gagasan utama - menemukan urutan / organisasi - bisa menyimpulkan - menemukan informasi yang diperlukan - bias mengklasifikasikan - bias menilai - bias membandingkan - dll. Jenis – jenis membaca : 1. MEMBACA NYARING (oral reading ) Ialah : suatu kegiatan membaca , yang merupakan alat bagi pembaca, bersama orang lain, untuk menanggap isi yang berupa informasi , pikiran, dan perasaan seorang pengarang. Dengan kata lain , membaca nyaring adalah: proses melisankan dengan menggunakan suara, intonasi, tekanan secara tepat , serta pemahaman makna bacaan oleh pembaca. membaca nyaring memiliki beberapa aspek :  Membaca dengan pikiran dan perasaan pengarang  Memerlukan keterampilan menafsirkan lambang-lambang grafis.  Memerlukan kecepatan pandangan mata  Memerlukan keterampilan membaca , terutama mengelompokkan kata secara tepat.  Memerlukan pemahaman makna secara tepat. Keterampilan membaca nyaring antara lain : o Penggunaan ucapan yang tepat o Pemenggalan frase yang tepat o Penggunaan lagu kalimat yang tepat o Penguasaan tanda baca yang baik o Penggunaan suara yang jelas o Penggunaan ekspresi yang tepat o Pengaturan kecepatan membaca o Pengaturan ketepatan membaca o Pemahaman bacaan o Kepercayaan diri Manfaat membaca nyaring antara lain : 1) Bisa memperoleh kesenangan dan memupuk keyakinan / percaya diri. 2) Bisa menanamkan disiplin 3) Bisa memperkaya daya khayal apabila dilakukan dalam membaca fiksi. 4) Bias mempertinggi pemahaman mengenai makna bacaan. 2. MEMBACA DALAM HATI Ialah : kegiatan membaca yang hanya menghandalkan kemampuan fisual , pemahaman, serta ingatan dalam menghadapi bacaan tanpa mengeluarkan suara / menggerak – gerakkan bibir. Ada 2 membaca dalam hati : 1.Membaca Ekstensif Yaiti : proses membaca yang dilakukan secara luas. Maksudnya = a. bahan – bahan bacaan beraneka dan banyak ragamnya. b. wakyu yang digunakan cepat dan singkat Tujuan membaca Ekstensif ialah : sekedar memmahami isi yang penting pada bahan bacaan pada waktu yang cepat dan singkat. Jenis – jenis membaca Ekstensif : a. Membaca survey ialah : kegiatan membaca yang bertujuan mengetahui gambaran umum mengenai isi dan ruang lingkup bahan bacaan. b. Membaca sekilas ialah : membaca yang bertujuan untuk mencapai / mendapatkan informasi secara cepat . Membaca skimming, skaning / memindah adalah : Membaca dengan cepat suatu bahan bacaan untuk mendapatkan kesan awal / untuk menemukan suatu informasi yang kita cari, yang ada dalam bacaan. Membaca skimming adalah: Membaca untuk memperoleh kesan umum. Membaca skaning adalah : Membaca dengan tujuan untuk mendapatkan informasi khusus saja. 2. Membaca intensif Ialah : kegiatan membaca sebuah bacaan secara telitih, dengan tujuan memahami secara rinci. Menurut H G Tarigan Membaca intensif ialah : membaca yang dilakukan secara seksama dan merupakan suatu upaya untuk mengasah kemampuan membaca secara kritis. Menurut Brook Membaca intensif ialah ; telaah terinci secara pemahaman terinci terhadap suatu bacaan. Kesimpulan : Membaca intenif ialah : kegiatan membaca yang dilakukan dengan penuh seksama terhadap bahan bacaan sehingga timbul pemahaman yang tinggi. Membaca telaah isi ialah : membaca yang dilakukan untuk menelaah isi bacaan. Membaca telitih / pemahaman ialah : kegiatan membaca yang bertujuan untuk memperoleh pengertian / memahami bahan bacaan secara cepat dan tepat. Dalam membaca pemahaman ada beberapa aspek yang diperlukan al : • Seorang pembaca harus mempunyai kosa kata yang banyak. • Memiliki kemampuan menafsirkan makna kata • Memiliki kemampuan ide pokok • Memiliki kemampuan menangkap urutan peristiwa. Membaca kritis : kegiatan membaca yang dilakukan secara bijaksana , mendalam efektif, analisis, dan bukan ingin mencari kesalahan penulis. Dalam membaca kritis diperlukan kemampuan berfikir bersikap kritis dalam mengolah bahan bacaan. Kemampuan berfikir dan bersikap kritis meliputi : 1. kemampuan mengingat dan mengenali bahan bacaan.- kemampuan mengenali tokoh - bisa mengenali opini dan fakta - bisa membedakan antara fakta dan opini 2. kemampuan menginterpretasi makna yang tersirat - mengenali - menafsirkan ide pokok - memahami secara kritis hubungan sebab akibat 3. kemampuan mengaplikasi konsep - ditandai dengan membaca petunjuk - menerapkan konsep bacaan dalam situasi baru. 4. kemampuan menganalisis. - menganalisis alur cerita - mengklasifikasikan fakta / detail penunjang. 5. kemampuan membuat sintesis - menarik simpulan, menentukan tema bacaan - membuat singkatan 6. kemampuan menilai isi bacaan. - menilai sebuah bacaan diangkat dari realitas / imajinasi pengarang. - Menilai suatu pernyataan itu opini / fakta. MEMBACA CEPAT -------------------------------- Ialah : kegiatan membaca yang dilakukan secara cepat, disertai dengan pemahaman terhadap isi bacaan. Kecepatan membaca bisa disebut kemampuan membaca . Kemampuan membaca ialah : kecepatan yang dicapai pembaca berdasarkan rumus jumlah banyaknya kata dibagi dengan waktu yang diperlukan dikalikan dengan jumlah detik dalam 1 menit . RUMUS Membaca Efisien ialah: pembaca yang mempunyai kecepatan membaca sesuai dengan bahan bacaan yang dihadapi dengan tujuan membacanya. 1 . 2 . 3 Membaca secara cepat antara 350 – 500 digunakan untuk membaca fiksi yang agak sulit . 4 Membaca dengan kecepatan rata – rata antara 250-350 untuk membaca fiksi mendapatkan detail pentingnya saja . 5 Membaca lambat, digunakan untuk mempelajari bahan – bahan sulit , membuat analisis , memecahkan masalah. Selain itu ada juga cara membaca cepat dan hambatannya : 1. Vokalisasi (bibir bergerak – gerak ) 2. leher bergerak kekanan ke kiri 3. menunjuk jari 4. Regresi ( mata bergerak kembali ke belakang untuk membaca ulang suatu kata yang telah dibacanya ) 5. sub Vokalisasi MEMBACA PARAGRAF ---------------------------------------------------------------------- Paragraph ialah : satuan pengembangan terkecil, dari suatu karangan . Dalam paragraph mesti mengandung pikiran pokok / gagasan utama . dijabarkan oleh kalimat penjelas. Kalimat – kalimat yang membentuk satu paragraph itu dibagi menjadi 2 : - kalimat Topik - kalimat Penjelas Kalimat Topik ialah : kalimat yang mengandung pikiran pook paragraph. Cara – cara meletakkan kalimat topic : 1) diawal paragraf 2) diakhir paragraf 3) diawal dan akhir paragraf 4) diseluruh paragraf cara – cara membaca paragraf / kalimat topic : 1) dengan cara skimming dan skaning 2) informasi focus – mencari ide pokok (paragraf) - mencari kata kunci (kalimat ) Kalimat Penjelas / jabaran : kalimat yang mengandung isi dari jabaran pikiran pokok tsb. Kalimat penjelas dapat berupa : - uraian - rician syarat – starat pragraf : a) kesatuan b) koherensi c) penghubung paragraf metode pengembangan paragraph : 1. umum – khusus 2. khusus – umum 3. klimaks 4. anti klimaks 5. perbandingan 6. analogi 7. sebab akibat 8. sudut pandang 9. definisi 10. klasifikasi 11. contoh 12. proses MEMBACA ARTIKEL ---------------------------------------------------------- Artikel bisa berupa opini Bisa berupa hal yang baru diperbincangkan / hedline news / berupa Argumentasi. A. Pendahuluan – latarbelakang dan alas an mengapa artikel itu dibuat B. Batang tubuh – isi dari artikel C. Penutup – berupa rangkuman apa – apa yang dikemuakan, disamping itu juga memuat kesimpulan umum beserta aplikasi / prediksi yang berkenaan dengan kesimpulan itu. Memahami Artikel 1. menemukan pkiran pokok dengan : - membaca judul dan pendahuluan dengan telitih - cari pikiran pokok yang diuraikan dalam batang tubuh artikel. Membaca paragraph Sama dengan membaca artikel yang menggunakan kegiatan membaca kritis. 1. memahami maksud penulis / pengarang - meyakinkan - Mengajak persuasif - menghibur - memberitahukan 2. memahami organisasi tulisn - pendahuluan - batang tubuh - penutup 3. menulis / menanggapi penyajian pengarang yang ditanggapi , yaitu penyajiannya dari segi : - informasi - informasi tu releven dengan judul / tidak . - segi logika - segi bahasa - segi sumber informasi 4. menerapkan prinsip – prinsip berpikir kritis dari bacaan sehari – hari. Membaca surat kabar Secara umum isi surat kabar dapat dibagi menjadi : - berita - opini - iklan - pemberitahuan - fiksi Berita ialah : laporan yang benar dan tepat pada waktunya, yang berisi tentang pendapat / pikiran baru tentang suatu peristiwa yang terjadi dimasyarakat . / tentang apa saja yang merupakan fakta. Serta menarik dan perlu bagi pembaca pada umumnya. Cirri berita : - factual : nyata - objektif : tidak tercampur - menarik - tidak basi ( masih hangat ) - perlu dan berguna bagi umum. Opini Pandangan / pendapat dari redaktur / penulis tentang suatu peristiwa, pikiran, atau pandangan yang terjadi dan hidup dalam masyarakat. Opini dari redaktur : opini yang merupakan pendapat dari redaktur ( surat kabar ) dan disajikan dalam bentuk tajuk rencana., komentar, pojok , dan karikatur. Opini dari penulis : disajikan dalam betuk karangan khusus / feature, surat pebaca / kolom / dan artikel. Beda berita dan opini Kalau berita : Sedang opini : hasil analisis dari surat kabar / penulisnya. Iklan Ialah : informasi yang bersifat komersial / berhubungan dengan uang. Pemberitahuan Ialah : pengumuman tentang suatu peristiwa / hal. Seperti perkawinan pengantin, lelang / yang lain. Fiksi Dalam surat kabar biasanya cerpen, novel / cerita komik yang umumya disajikan secara bersambung. Struktur isi yang paling menarik di surat kabar ialah : STRUKTUR BERITA Karena dalam berita memiliki aspek tertentu yang tidak bisa / tidak ada dalam karangan – karangan lain. Aspek – aspek penting adalah : 1. paragraph pendahuluan ¤ dalam berita merupakan bagian terpenting / isi pokok dari berita itu . jika pendahuluan ini terdiri dari beberapa paragraph isi pokok . kadang – kadang sudah ada dalam 2 paragraf. Dan paragraph lain menjadi penjelas. ¤ pada umumnya dapat menjawab secara umum pertanyaan 5 W + 1 H. berita juga diberi judul, dan judul ini juga memberikan gambaran umum mengenai isi berita . Paragraph pendahuluan / pembuka biasa disebut ( lead )/ teras berita / mahkota berita. 2. isi ►seorang pembaca yang baik harus mengetahui tempat isi surat kabar yang dilangganinya. Dan bagian isi ini biasa menjelaskan 3. penutup memberikan penyelesaian / ringkasan / kejelasan dari isi . METODE MEMBACA SURAT KABAR Untuk membaca surat kabar secara efisien dan efektif , pembaca perlu terlebih dahulu mengetahui jenis isi pengetahuan perlu. Tanpa itu pembaca tidak akan dapat menentukan informasi focus dengan tepat. Setelah mengetahui jenis isi , pembaca harus mengetahui halaman isi. Setelah mengetahui semua , maupun pengaturan penyambungan isi, maka pembacanya. Yaitu jika anda membaca halaman 1 bersambung ke halaman 15 . maka baca dulu semua berita di halaman 1. baru pindah ke halaman 15 agar tidak bolak – balik. MEMBACA FIKSI Membaca buku non fiksi dengan cara : S Q 3 R - Survey - Question - Read - Recite - Review Membaca fiksi biasa pada karya sastra. Seperti : • Cerpen, Novel, Drama • Informasi Fokus Dengan mengetahui unsure intrinsic dan unsure Ekstrinsik . Unsure intrinsic :  alur ( plot ) - perkenalan - konflik - penyelesaian  penokohan / karakterisasi - fisik - sifat - sikap  seting / latar - tempat - waktu - kejadian  tema / amanat  gaya  sudut pandang unsure Ekstrinsik : • sosial • budaya • pendidikan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar