warisan Budaya Indonesia
WAYANG KULIT BUDAYA INDONESIA YANG SELALU ADA DI HATI DAN TIDAK BOLEH MATI
selamat tinggal semester 4 selamt datang semester 5
PERTENGAHAN APRIL 2010
KOMBA DALAM MATA KULIH SOSIOLINGUSTIK
KE KAWASAN TENGGER
DIPANDU OLEH BU WAHYU W LANGSUNG
JULI 2010 KITA JALAN JALAN KE BALI LO ADA MATA KULIAH ILMU BADAYA DASAR
DIBIMBING OLEH BPK HERUSALEH, M.Pd DAN Ir JOKO SRI M, M. KES
KOMBA DALAM MATA KULIH SOSIOLINGUSTIK
KE KAWASAN TENGGER
DIPANDU OLEH BU WAHYU W LANGSUNG
JULI 2010 KITA JALAN JALAN KE BALI LO ADA MATA KULIAH ILMU BADAYA DASAR
DIBIMBING OLEH BPK HERUSALEH, M.Pd DAN Ir JOKO SRI M, M. KES
Minggu, 14 Maret 2010
TUGAS-TUGAS DI HARI INI YANG HARUS DISELESAIKAN
SENIN 15 MARET 2010 MERANGKUM SOSIOLINGUISTIK
APRESIASI PROSA BACA NOVEL
jadwal kuliah semester IV
Senin
07 00-08 30 Strategi Belajar Mengajar
08 30-10 00 Sosiolinguistik
10 00-11 30 sosiologi sastra
11 30-13 00 Logika bahasa
selasa
07 00-08 30 Perencanaan pengajaran
08 30-10 00 Analisis wacana
10 00-11 30 ilmu budaya dasar
11 30-13 00 Analisis kesalahan bahasa
Rabu
08 30-10 00 Apresasi prosa
10 00-11 30 Sintaksis
11 30-13 00 Bahasa jurnalistik
Kamis
08 30-10 00 sintaksis
Senin, 16 November 2009
RAGAM BAHASA
1.Konsep ragam
2.Latar belakang
3.Jenis ragam
4.Fungsi
5.Ciri-ciri
1. Konsep ragam
RAGAM ialah : - jenis-jenis
- macam-macam
- berfariasi
- beraneka ragam
- Varian
2.Latar belakang munculnya ragam bahasa
a.Faktor geografis
b.Faktor sejarah
c.Factor tingkat sosial penutur
- Jenis kelamin
- Usia
- Pendidikan
- Ekonomi
- Profesi
d.Faktor pendidikan
e.Faktor usia
f.Faktor dwi kebahasaan penutur
4. Fungsi ragam
Menurut ada 4 :
1. alat pemersatu
2. alat pemisah Formal & non formal
3. alat meningkatkan harga diri
4. sebagai kerangka acuan EYD
Ciri ragam :
Kemampuan dinamis
Kecendikiaan
Keseragaman
Ciri ragam Bahasa Indonesia baku :
Ciri struktur :
• Tidak menggunakan lafal yang bersifat kedaerahan
• Tidak menggunakan unsur leksikal non baku.
• Menggunakan fungsi gramatikal secara eksplisit dan konsisten.
• Menggunakan prefek Me- secara eksplisit & konsisten.
• Menggunakan kata penghubung.
• Tidak menggunakan struktur kalimat yang bersifat kedaerahan .
• Menggunakan ejaan dan istilah yang resmi
• Pemakaian aspek waktu didalam pelaku tindakan.
Ciri Fungsi :
Untuk komunikasi yang bersifat resmi
Untuk berbicara didepan umum
Berbicara dengan orang yang dihormati
Untuk wacana teknis
Bahasa Indonesia
Materi Bhs. Indonesia 1 semester :
1. Politik bahasa nasional 1x
2. Ragam bahasa 1x
3. Ejaan + istilah 3x
4. Diksi 2x
5. Kalimat 2x
6. Paragraf 2x
7. Wacana 1x
8. Reproduksi 2x
BUKU SUMBER
• “Pedoman umum ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan” Balai pustaka
• “Pembinaan keterampilan menulis bahasa Indonesia penulis “ Sabarti Ahadiyah
• “Berbahasa Indonesia dengan benar “ Dedi Sugono
• “Berbahasa indonesialah dengan benar “
E Zaenal Arifin
• “Inilah bahasa Indonesia yang benar penulis”
Jts. Badudu
• “Komposisi pengarang “ Gores Keraf
• “Tata bahasa baku bhs. Indonesia” Hasan Alwi
• “Bahasa Indonesia untuk perguruan tinggi” Sudjoko
• “Dasar-dasar bahasa Indonesia “ Dr . Soekolo
• “Kalimat efektif” Zaenudin
Polah Bahasa Nasional
Bahasa sangat penting karena semua aktifitas tidak lepas dari bahasa.
-banyak yang mengatakan dan disepakati bahwa bahasa Indonesia berasal dari “SEMENANJUNG- RIAU”
Dan dorongan munculnya bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional adalah dari adanya perbedaan bahasa masing masing dareah di Indonesia.
Sedangkan bahasa melayu adalah :
a. Sebagai bahasa perhubungan antar suku (ligua franca )
b. Bahasa melayu tidak membedakan derajat (demokratis)
c. Rela secara psikologis
d. Sistim bahasa melayu lebih sederhana
Cirri-ciri bahasa:
1) Bahasa itu dinamis ( mengalami perubahan
2) Produktif beribu-ribu kata.
Cirri-ciri bahasa:
1) Bahasa itu dinamis ( mengalami perubahan
2) Produktif beribu-ribu kata.
3) Sistimatis
4) Bahasa adalah sistim lambang
5) Bahasa bersifat Arbitrek
6) Dinamis
7) Beragam
Fungsi bahasa menurut Holiday :
1. Bahasa sebagai instrumental ( Alat )
2. Sebagai regulasi (pengaturan)
3. Sebagai representasional (pernyataan )
4. Sebagai interaksional
5. Sebagai personal
6. Sebagai heuristic ( untuk mengetahui satu pengetahuan)
7. Sebagai imajinatif
Fungsi bahasa Indonesi :
a)Sebagai bahasa resmi kenegaraan
b)Sebagai alat penghubung iptek
c)Sebagai bahasa pengantar dalam dunia pendidikan
d)Alat perhubungan nasional perencanaan kepentingan nasional dan pembangunan.
Teori sastra
Pendekatan sastra
Intrinsic Ekstrinsik
Intrinsic seperti :
• Puisi
• Prosa
• Drama
Sastra Terikat
Sebagai pertentangan masyarakat
Sebagai pembangun masyarakat
Kelas Naturalis
Menggambarkan sebuah cerita hanya pada kulit
kenyataannya saja
Semiotic
Teori Tanda
Ikon indeks symbol
Kemiripan sebab- akibat kesepakatan
Petanda & penanda Ex: menangis
Teori struktual
Prosa :
- tema dan amanat
- alur
- tokoh dan penokohan
- latar
- sudut pandang
- gaya bahasa
alur terdiri dari :
- alur maju 1,2,3,4,5
- alur mundur 5,1,2,3,4
- tarik maju
tokoh terdiri dari :
1. tokoh utama
- Protagonist
- Antagonis
- Tretagonis
2. tokoh sampingan
Tema :
- mayor & minor
Tokoh dan penokohan
Orangnya teknik memberikan watak pada
Para tokoh
Teknik memberikan watak pada para tokoh ada 2 cara :
1. teknik langsung eksplisit
analitik
2. dramatic penggambaran fisik
percakapan dengan orang lain
percakapan tokoh lain
respon ketika ada masalah
latar belakang lingkungan
3.watak tipikal round character
netral flat character
4. lattar / setting
a) Tempat nyata
Khayal
b) Waktu eksplisit-
Implisit
c) Suasana Dalam ( gelisa, dll. )
Luar ( mendung dll )
5. Point Of View
Akuan = ( aku ) - orang pertama tunggal
Diaan = ( Dia , nama orang, nama jabatan )
Engkauan =
6. Gaya / style
- gaya bahasa
- gaya penceritaan. Dipengaruhi oleh :
- gendre
- intlektual
- Latar belakang sosial, politik,
Budaya, ekonomi, religius.
Struktur puisi
- lapis bunyi / bentuk / rima
- lapis makna / isi
- lapis sudut pandang
Feminisme
Feminis ≠ feminine
Kesejajaran ?
Kontekstual
PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
ADHD : ( attention deficits hyperactivity disander )
GPPH : ( gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktif )
ANAK AUTIS
Ciri has :
1) Anak sulit berkomunikasi dengan orang lain
2) Anak tidak punya empati pada orang lain
3) Pemahaman anak sulit, karena apa yang dibaca sukar dipahami
4) Anak punya daya
5) Anak mudah memahami jika lewat gambar / video
6) Anak belum dapat bersosialisasi
7) Anak suka mengekspresikan sikapnya yang berupa prustasi dan tidak dimengerti.
Tes IQ = MA x 100
CA
Penggolongan manusia berdasarkan IQ :
1. diatas 140 ( luar biasa / jenius )
2. 120 – 139 ( cerdas sekali / very superior )
3. 110 – 119 ( cerdas / superior )
4. 90 – 109 ( sedang / everage )
5. 80 – 89 ( bodoh / doil everage )
6. 70 – 79 ( anak pada batas / gredeline )
7. 60 – 69 ( debil / moron )
8. 30 – 40 ( ambisil /ambisile ) / up normal
9. dibawah 30 ( idiot ) up normal
tipe kecerdasan menurut Howard Gardner :
1. kecerdasan linguistic
2. kecerdasan matematis / logis
3. kecerdasan musical
4. kecerdasan fisik / kinestetik
5. kecerdasan spasial / visual ( arsitektur )
6. kecerdasan interpersonal ( dg org lain )
7. kecerdasan intrapersonal ( dalam diri )
8. kecerdasan naturalis ( dengan alam )
Langganan:
Postingan (Atom)